Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) akan melaksanakan pencabutan nomor bagi pedagang yang akan menempati lebih dari 700 los di samping dan belakang gedung utama Pasar Baru Panyabungan pada Rabu, 28 Januari 2026.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, saat meninjau kesiapan bangunan los Pasar Baru Panyabungan pada Sabtu (24/1/2026).
Dalam peninjauan itu, bupati didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Sahnan Pasaribu, Plt Asisten II Afrizal Nasution, serta Kepala Dinas Perdagangan Parlin Lubis.
“Alhamdulillah, berdasarkan penjelasan dari Kepala Dinas Perdagangan dan pihak vendor, los pasar ini sudah siap untuk digunakan,” ujar Bupati Saipullah.
Ia menjelaskan, Pemkab Madina juga merencanakan peresmian Pasar Baru Panyabungan secara seremonial pada Rabu pekan ini bersama unsur Forkopimda, undangan terkait, serta perwakilan pedagang.
“Setelah peresmian, los pasar ini akan mulai dioperasikan.
Selanjutnya, Dinas Perdagangan akan melaksanakan proses teknis pengundian untuk menentukan pedagang yang menempati los serta jumlah los yang dibutuhkan masing-masing pedagang,” jelasnya.
Bupati Saipullah mengungkapkan bahwa kebutuhan los pedagang terus mengalami peningkatan. Awalnya hanya sekitar 500 unit, kemudian meningkat menjadi 600 unit, dan saat ini mencapai lebih dari 700 los.
“Kita sudah siapkan sekitar 700-an los sesuai kebutuhan pedagang. Mudah-mudahan akhir Januari ini sudah bisa digunakan, sehingga menjelang Ramadan masyarakat dapat berbelanja dengan lebih terpusat di Pasar Baru,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap Pasar Baru Panyabungan dapat menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat, baik untuk kebutuhan sandang maupun kebutuhan pangan seperti sayur-mayur, daging, dan kebutuhan harian lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Madina, Parlin Lubis, membenarkan bahwa proses pengundian los akan dimulai pada Rabu dan berlangsung selama beberapa hari.
“Pengundian dimulai hari Rabu. Karena jumlah los cukup banyak, proses ini akan memakan waktu beberapa hari dan akan kami atur secara teknis di Dinas Perdagangan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Pasar Baru Panyabungan, Harun Nasution, menyampaikan bahwa saat ini hampir tidak ada keluhan dari pedagang terkait pembangunan los pasar.
“Keluhan pedagang sudah hampir tidak ada, paling hanya soal penutupan parit.
Harapan kami, Bapak Bupati terus memberi perhatian agar Pasar Baru ini ke depan bisa berkembang dan semakin maju,” tuturnya.
( Tega Kurnia )

