Iklan

Iklan

Iklan

Astamarena Mabes Polri Tinjau Polsek Muara Batang Gadis, Kapolres Madina Bangun Dialog Pasca Pembakaran

Redaksi
Rabu, Januari 14, 2026 | Rabu, Januari 14, 2026 WIB Last Updated 2026-01-14T12:24:16Z
Mandailing Natal,detiksatu.news ||   
Tim Astamarena Mabes Polri melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Polsek Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (14/01/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau perkembangan rencana pembangunan kembali Mako Polsek Muara Batang Gadis pasca terjadinya pengerusakan dan pembakaran oleh masyarakat beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin oleh Karojakstra Stamarena Polri Brigjen Pol Adex Yudiswan, S.JH., S.I.K., M.Si, didampingi Kombes Pol Imam Mughni, S.I.K., Kombes Pol Ronny Riantoko, S.I.K., M.M, AKBP Rico Fermi, S.H., S.I.K., M.Si, serta Karorena Polda Sumatera Utara Kombes Pol Adhy Fandy, S.I.K., S.H.
Turut hadir Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priyandi, S.I.K., M.Si, Kasat Reskrim Polres Madina AKP Ikhwan Nasution, S.H., Kasat Intelkam Polres Madina AKP Raja Nur Wahid Sinambela, S.Pd., M.H., Kapolsek Muara Batang Gadis Ipda Samsuri, S.H., Danramil 17 Natal, Camat Muara Batang Gadis Muhammad Hidayat, S.Sos., Kepala Desa Singkuang I dan Kepala Desa Singkuang II, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Astamarena Mabes Polri meninjau langsung kondisi Mapolsek Muara Batang Gadis serta memantau kesiapan dan progres rencana pembangunan kembali sarana dan prasarana kepolisian sebagai bagian dari upaya pemulihan pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Tim Astamarena Mabes Polri meninggalkan wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi Kapolres Mandailing Natal bersama tokoh masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis sebagai langkah membangun kembali komunikasi dan kepercayaan pasca kejadian tersebut.

Rangkaian silaturahmi diawali dengan sambutan protokol, dilanjutkan sambutan Camat Muara Batang Gadis, Kepala Desa Singkuang I, Kepala Desa Singkuang II, perwakilan tokoh masyarakat, serta tokoh agama, dan ditutup dengan sesi tanya jawab.

Dalam sesi tanya jawab, tokoh agama Kecamatan Muara Batang Gadis, Ustad Adista, menyampaikan aspirasi masyarakat yang mewakili empat desa. Ia berharap masyarakat dapat terus dilayani dengan baik oleh aparat kepolisian serta menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa pengerusakan dan pembakaran Polsek Muara Batang Gadis.

Masyarakat juga mempertanyakan kemungkinan adanya penangkapan lanjutan terkait kasus pembakaran Mako Polsek Muara Batang Gadis, serta meminta agar tidak kembali dilakukan penangkapan terhadap warga Desa Singkuang I dan Desa Singkuang II.


Menanggapi hal tersebut, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priyandi menegaskan bahwa kepolisian dalam menjalankan tugasnya memiliki kewenangan melakukan upaya paksa, penggeledahan, dan penyitaan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.


“Setiap ada atau tidaknya penangkapan, semuanya berdasarkan aturan hukum yang harus ditegakkan. Setiap perbuatan yang melanggar hukum tentu memiliki konsekuensi,” tegas Kapolres.


Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis.


Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah hukum Kabupaten Mandailing Natal terpantau aman, tertib, dan kondusif.

( Kaperwil Sumut Tega Kurnia )
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Astamarena Mabes Polri Tinjau Polsek Muara Batang Gadis, Kapolres Madina Bangun Dialog Pasca Pembakaran

Trending Now

Iklan