Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina, H. Erwin Efendi Lubis, S.H., menyampaikan pesan spiritual penuh makna dalam momentum peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, 27 Rajab 1447 Hijriah, Jumat (16/01/2026).
Dalam keterangannya, H. Erwin Efendi Lubis menegaskan bahwa peristiwa Isra Miraj merupakan tonggak penting dalam sejarah Islam, karena melalui peristiwa inilah salat ditetapkan sebagai ibadah utama dan sarana paling fundamental untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menurutnya, Isra Miraj bukan hanya perjalanan spiritual Rasulullah SAW, melainkan juga mengandung pesan akidah dan ibadah yang mendalam bagi seluruh umat Islam, khususnya terkait kewajiban salat lima waktu.
“Melalui peristiwa Isra Miraj, salat ditetapkan sebagai jalan utama mendekatkan diri kepada Allah. Setiap sujud menjadi bukti kepasrahan, ketundukan, sekaligus harapan seorang hamba kepada Sang Pencipta,” ujar H. Erwin Efendi Lubis.
Ia menambahkan, salat tidak sekadar kewajiban ritual, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter manusia yang disiplin, jujur, dan berakhlak mulia. Salat juga menjadi sumber ketenangan batin dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sosial dan kemasyarakatan.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Mandailing Natal untuk menjadikan momentum Isra Miraj sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan salat sebagai fondasi utama dalam kehidupan, baik sebagai individu, keluarga, maupun dalam menjalankan amanah sosial dan pemerintahan,” pungkasnya.
Peringatan Isra Miraj ini diharapkan dapat memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat dalam mewujudkan Mandailing Natal yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
( Tega Kurnia )

