Mandailing Natal –detiksatu.mews || Warga Desa Huta Julu, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, menggelar acara penyambutan dan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat desa.Senin ( 5/01/2026 )
Acara ini dihadiri Penjabat (PJ) Kepala Desa Huta Julu, Siti Anan Nasution, S.E., unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), alim ulama, serta masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari kaum bapak, kaum ibu, hingga Naposo Nauli Bulung.
Peringatan Isra’ Mi’raj diisi dengan beragam kegiatan keagamaan, di antaranya penampilan anak-anak madrasah, pembacaan puisi religi, penyampaian pidato, serta lantunan lagu-lagu bernuansa Islami yang menambah kekhusyukan suasana.
Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Salman Nasution, guru Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru.
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya pendidikan agama sejak usia dini melalui Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) sebagai fondasi pembentukan karakter anak.
“Pendidikan yang paling utama adalah pendidikan madrasah. Di MDA inilah dasar-dasar pendidikan agama anak ditempa. Belajar di waktu kecil ibarat mengukir di atas batu, sedangkan belajar setelah dewasa laksana mengukir di atas air,” ujar Ustadz Salman.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan rumah sebagai tempat ternyaman bagi keluarga. Menurutnya, keharmonisan rumah tangga merupakan kunci lahirnya generasi yang berakhlak baik dan beriman.
Sementara itu, PJ Kepala Desa Huta Julu, Siti Anan Nasution, S.E., dalam sambutannya berharap agar kekompakan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat Desa Huta Julu senantiasa terjaga.
“Semoga Desa Huta Julu selalu dijauhkan dari bala, mara bahaya, dan bencana,” ujarnya.
Selain rangkaian kegiatan keagamaan, warga juga bergotong royong membakar lemang bersama sebagai bagian dari tradisi penyambutan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan, solidaritas, dan kearifan lokal masyarakat desa.
( Tega Kurnia )

